3 penyakit Berbahaya Yang Ditandai Dengan Gejala Pusing

Pusing adalah kondisi di mana manusia akan merasakan tubuh dan otak bekerja secara tidak kontras serta memiliki sensasi seperti kepala melayang dan kepala terasa berat yang bisa menyebabkan rasa mual.

Pusing sering di anggap sebagai gejala awal dari suatu penyakit ringan seperti masuk angin, sakit kepala biasa, dan demam.

Meski sering di anggap seperti itu, namun kamu harus memperhatikan gejala sakit kepala itu dan jangan membiarkannya terjadi terus menerus hingga waktu yang panjang. Ada juga beberapa penyakit berbahaya yang dapat mengancam nyawa yang hanya di tandai dengan gejala pusing saja, berikut ini beberapa penyakit berbahaya tersebut.

1. Vertigo

Vertigo adalah salah satu penyakit yang di mana saat seseorang yang mengalaminya akan merasa pusing kepala tanpa henti dalam kurun waktu satu sampai dua jam serta memiliki tingkat rasa sakit yang berbeda-beda. Kondisi ini akan membuat si penderita akan merasakan benda dan hal-hal lainnya yang berada di sekitarnya berputar-putar.

Gejala ini biasanya bisa di atasi dengan cara membiarkan si penderita untuk duduk dan tenang saat kambuh. Untuk menangani vertigo memang cukup mudah jika kita sudah mengetahui gejala awalnya.

2. Meningitis

Meningitis merupakan penyakit peradangan yang terjadi di bagian tulang belakang dana selaput pelindung otak manusia. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi virus, jamur dan bakteri. Selain merasakan gejala pusing kepala, demam, linglung, muntah dan kaku leher juga menjadi gejala yang bisa di rasakan oleh sang penderita penyakit ini.

Sebelum tingkat penyakit ini semakin parah sebaiknya kamu segera memeriksakan diri ke dokter agar terhindar dari resiko kematian.

3. Tumor otak

Tumor otak merupakan salah satu penyakit paling berbahaya di dunia. Penyakit yang menyerang sistem otak manusia ini biasanya di akibatkan oleh munculnya jaringan yang tidak normal di dalam sel otak. Bukan hanya pertumbuhan jaringan otak yang tidak normal saja, tumor otak juga bisa di sebabkan oleh sel kanker yang muncul di organ lain dalam tubuh yang menyebar hingga sistem jaringan otak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *